Tag Archives: teori
Stres Kerja
Stres Kerja Stres kerja adalah suatu perasaan yang menekan atau rasa tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaannya (Anwar Prabu, 1993: 93). Beehr dan Franz (dikutip Bambang Tarupolo, 2002:17), mendefinisikan stres kerja sebagai suatu proses yang menyebabkan orang merasa sakit, … Continue reading
Semangat Kerja
a. Pengertian semangat kerja Semangat kerja adalah sikap individu untuk bekerja sama dengan disiplin dan rasa tanggug jawab terhadap kegiatannya. (Alfred R.L, 1971:66) Semangat kerja juga diartikan sebagai suatu kegiatan dalam melaksanakan pekerjaan secara cepat dan lebih baik menyelesaikan suatu … Continue reading
Faktor Kecerdasan Emosional
Goleman mengutip Salovey (2002:58-59) menempatkan menempatkan kecerdasan pribadi Gardner dalam definisi dasar tentang kecerdasan emosional yang dicetuskannya dan memperluas kemapuan tersebut menjadi lima kemampuan utama, yaitu : a. Mengenali Emosi Diri Mengenali emosi diri sendiri merupakan suatu kemampuan untuk mengenali … Continue reading
Pengertian Kecerdasan Emosional
Istilah “kecerdasan emosional” pertama kali dilontarkan pada tahun 1990 oleh psikolog Peter Salovey dari Harvard University dan John Mayer dari University of New Hampshire untuk menerangkan kualitas-kualitas emosional yang tampaknya penting bagi keberhasilan. Salovey dan Mayer mendefinisikan kecerdasan emosional atau … Continue reading
Pengertian Emosi
Kata emosi berasal dari bahasa latin, yaitu emovere, yang berarti bergerak menjauh. Arti kata ini menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. Menurut Daniel Goleman (2002 : 411) emosi merujuk pada suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu … Continue reading
Pengukuran Prestasi Belajar
Dalam dunia pendidikan, menilai merupakan salah satu kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan. Menilai merupakan salah satu proses belajar dan mengajar. Di Indonesia, kegiatan menilai prestasi belajar bidang akademik di sekolah-sekolah dicatat dalam sebuah buku laporan yang disebut rapor. Dalam rapor … Continue reading
Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar
Untuk meraih prestasi belajar yang baik, banyak sekali faktor yang perlu diperhatikan, karena di dalam dunia pendidikan tidak sedikit siswa yang mengalami kegagalan. Kadang ada siswa yang memiliki dorongan yang kuat untuk berprestasi dan kesempatan untuk meningkatkan prestasi, tapi dalam … Continue reading
Pengertian prestasi belajar
Untuk mendapatkan suatu prestasi tidaklah semudah yang dibayangkan, karena memerlukan perjuangan dan pengorbanan dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi. Penilaian terhadap hasil belajar siswa untuk mengetahui sejauhmana ia telah mencapai sasaran belajar inilah yang disebut sebagai prestasi belajar. Seperti yang … Continue reading
Jenis-Jenis Bimbingan dan Penyuluhan
Penyelenggaraan kartu pribadi Bimo Walgito mengemukakan tentang kartu pribadi yaitu : Kartu pribadi atau disebut juga daftar pribadi merupakan suatu daftar yang memuat semua aspek diri anak. Daftar pribadi ini memuat perseorangan sehingga masing-masing anak mempunyai daftar sendiri-sendiri. (Walgito, 1989:79) … Continue reading
Sifat Bimbingan dan Penyuluhan
Masalah bimbingan dan penyuluhan mengacu pada situasi masa pemberian bantuan yang dilihat dari segi proses penampakan hal atau kesulitan yang dihadapi murid. Dengan kata lain pemberian bantuan dapat dilakukan sebelum ada kesulitan, selama ada kesulitan, dan setelah ada kesulitan yang … Continue reading
Pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan
Pelaksanaan Bimbingan di sekolah terwujud dalam program bimbingan, yang mencakup keseluruhan pelayanan bimbingan. Para petugas bimbingan selain harus sehat fisik maupun psikisnya juga mendapatkan pendidikan khusus dan bimbingan dan konseling;secara ideal berijasah sarjana FIP IKIP, jurusan BK, atau program yang … Continue reading
Fungsi dan Tujuan Bimbingan dan Penyuluhan
Pelayanan bimbingan dan penyuluhan yang dilakukan disekolah mempunyai dua tujuan yaitu : Tujuan bimbingan dapat dibedakan atas tujuan sementara dan tujuan akhir. Tujuan sementara adalah supaya orang bersikap dan bertindak seperti dalam situasi hidupnya sekarang ini. Sedangkan tujuan akhir adalah … Continue reading
Pengertian Bimbingan dan Penyuluhan (BP)
Istilah bimbingan dan penyuluhan dipandang dari segi terminologi berasal dari bahasa asing yaitu bimbingan dari Guidance dan penyuluhan dari Counseling. Bimbingan Mengenai pengertian bimbingan ini Bimo walgito mengemukakan sebagai berikut : Bimbingan adalah merupakan bantuan atau pertolongan yang diberikan kepada … Continue reading
Aspek-aspek kecerdasan ruhaniah (Islam)
a. Shiddiq Salah satu dimensi kecerdasan ruhaniah terletak pada nilai kejujuran yang merupakan mahkota kepribadian orang-orang mulia yang telah dijanjikan Allah akan memperoleh limpahan nikmat dari-Nya. Seseorang yang cerdas secara ruhaniah, senantiasa memotivasi dirinya dan berada dalam lingkungan orang-orang yang … Continue reading
Pengertian Kecerdasan ruhaniah
Kecerdasan ruhaniah adalah sebuah dimensi yang tidak kalah pentingnya didalam kehidupan manusia bila dibandingkan dengan kecerdasan emosional, karena kecerdasan emosional lebih berpusat pada rekonstruksi hubungan yang bersifat horizontal (sosial), sementara itu dimensi kecerdasan ruhaniah bersifat vertikal yang sering disebut dengan … Continue reading
Faktor-faktor yang mempengaruhi altruisme
a. Faktor kepribadian Satow (Sears dkk,1994) mengamati bahwa orang yang mempunyai tingkat kebutuhan yang tinggi untuk diterima secara sosial, lebih cenderung menyumbangkan uang bagi kepentingan amal dari pada orang yang mempunyai tingkat kebutuhan rendah untuk diterima secara sosial, tetapi hanya … Continue reading
Aspek-aspek altruisme
Aspek-aspek altruisme mengacu pada Choen (Staub 1978) yang menyatakan bahwa dalam altruisme terdiri dari tiga hal yaitu : a. Perilaku memberi Perilaku ini bersifat menguntungkan bagi orang lain yang mendapat atau yang dikenai perlakuan dengan tujuan memenuhi kebutuhan atau keinginan … Continue reading
Pengertian Altruisme
Menurut Walstern, dan Piliavin (Deaux, 1976). Perilaku altruistik adalah perilaku menolong yang timbul bukan karena adanya tekanan atau kewajiban, melainkan tindakan tersebut bersifat suka rela dan tidak berdasarkan norma–norma tertentu, tindakan tersebut juga merugikan penolong, karena meminta pengorbanan waktu, usaha,uang … Continue reading
Konselor
Pengertian Konselor Konselor merupakan petugas profesional yang mempunyai pendidikan khusus di Perguruan Tinggi dan mencurahkan waktunya pada layanan bimbingan dan konseling (Wibowo, 1986: 4). Selain itu dikatakan bahwa konselor merupakan petugas profesional, yang artinya secara formal mereka telah disiapkan oleh … Continue reading
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Konsep Diri
Konsep diri bukanlah faktor yang dibawa sejak lahir, melainkan faktor yang dipelajari dan dibentuk dari pengalaman individu dalam berhubungan dengan individu lain. Setiap individu itu akan menerima tanggapan-tanggapan. Tanggapantanggapan yang diberikan tersebut akan dijadikan cermin menilai dan memandang dirinya. Orang … Continue reading
